Wisuda Sekolah Keluarga Istimewa Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026

Bogor.swarapembaharuan.com. Sekolah keluarga istimewa adalah untuk menciptakan ketahanan keluarga yang menyeluruh, melalui program ini untuk menghadirkan ruang belajar, ruang bertambah ilmu, dan ruang saling menguatkan, agar setiap keluarga memiliki bekal untuk merancang masa depan keluarga inisiasi pengembangan program seluruh keluarga istimewa.

Acara kegiatan sekolah kegiatan istimewa ini di hadiri oleh, Ir.Sussy Rahayu Agustini, M.Si (DP3AP2KB), Prof.Dr.Ir. Arya Hadi Dharmawan, M.Si (Kepala Lembaga Riset Internasional Pembangunan Sosial, Ekonomi, dan Kawasan IPB), Dr. Yuliana Eva Riany, M.Ed (Kepala Pusat Kajian Gender dan Anak), Disi Salistiawati Ajat Rochmat Jatnika (Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor), Drs.H.Asep Fahrudin (Kepala Bidang TP.PKK Kabupaten Bogor), Lina Yuliana, S.Sos.,MM (Plt.Kepala Bidang Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Pengarustamaan Gender), Tim PKGA IPB University.

Program sekolah keluarga istimewa ini berdasarkan UUD No 52 tahun 2009.
Peserta sebanyak 50 orang yang di ikuti dari gabungan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bogor dan anggota TP.PKK Kabupaten Bogor, dengan di dampingi oleh para suami yang telah mengikuti materi ketahanan mental untuk membekali para orang tua, ilmu pengasihan, gizi keluarga dan kesehatan keluarga agar menjadi perubahan demi tercapainya keluarga sejahtera.
Acara kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (19-20 Mei-2026), yang bertempat di The Rizen Premiere Hotel, Jl.Raya Puncak Cisarua KM 77, Kabupaten Bogor,(Rabu,20/05/26).

Ajat Rochmat Jatnika (Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor), yang di wakili oleh Ir.Sussy Rahayu Agustini, M.Si (DP3AP2KB), menyampaikan keluarga merupakan pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, dari keluarga lahir nilai-nilai kehidupan, karakter, kepedulian sosial serta kualitas generasi penerus bangsa.

Karena itu kabupaten Bogor tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus di imbangi dengan penguatan kualitas keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.

Oleh karena itu penyelenggaraan sekolah keluarga istimewa ini sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan perubahan masyarakat terkecil, pola pengasuhan, perlindungan perempuan dan anak, penguatan komunikasi keluarga serta pembangunan lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis.

“MARI KITA JADIKAN MOMENTUM INI SEBAGAI LANGKAH BERSAMA DALAM MEMPERKUAT PERAN KELUARGA DEMI MEWUJUDKAN KABUPATEN BOGOR YANG ISTIMEWA DAN GEMILANG”, Pungkas Sussy.

Penutupan acara kegiatan Wisuda sekolah keluarga istimewa ini di buka dan di tutup secara resmi, dengan pemberian piagam penghargaan kepada 3 peserta kategori terbaik dengan jumlah nilai 93 di berikan kepada, Ny.Wirdha Tian, Ny. Risa Kiki, dan Ny.Dena Daniati.
Semoga para pemenang ini dengan ilmu yang di peroleh agar dapat di implementasikan secara nyata dalam membangun keluarga yang harmonis, ramah anak, serta memiliki ketahanan sosial dalam ekonomi yang baik.

Di temui awak media seorang suami pendamping yang berinisial “H”, mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pihak instansi terkait, khususnya Bupati Bogor (Rudy Susmanto, S.Si), dengan di adakannya “program sekolah keluarga istimewa” ini dapat menambah ilmu peran sebagai orang tua menjadi sangat penting dalam membimbing penerus bangsa untuk menjadi terbaik pada masa era digital saat ini, sesuai tema yang ada “Keluarga Istimewa Tumbuh Dengan Adab Berpijak Pada Cinta dan Kasih Sayang”, Ungkapnya.

Yuyun Wahyuni (Ayu)