Bogor.swarapembaharuan.com. Acara Refleksi akhir tahun 2025 tingkat kecamatan Cibinong terselenggara di masjid besar Al Ihsan, Cirimekar-Cibinong.
Dalam pembukaan pelantunan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang di bacakan oleh Ustadz Deden Ibnu Akil, S.Sos,M.Pd, di lanjutkan dengan pemberian santunan kepada 29 anak yatim dan lansia dari perwakilan kelurahan Se – Kecamatan Cibinong.

Kemudian para tamu undangan yang hadir kepala KUA Cibinong ( H.Herman,S.Ag ), ketua MUI Cibinong ( KH.Moch.Syarifudin, S.Pd.I ), Kapolsek Cibinong ( AKP.Jony Handoko ), Danramil Cibinong ( Kapten Inf. Tatang Taryono ), Kepala UPT Se-Kecamatan Cibinong, ketua TP-PKK Se-Kecamatan Cibinong, para Lurah Se-Kecamatan Cibinong, ketua DKM masjid besar Cibinong dan para ibu-ibu jamaah majlis ta’lim Se-Kecamatan Cibinong, Rabu 31/12/2025.
Drs.Acep Sajidin, M.Si selaku camat Cibinong memberikan ungkapan rasa terima kasih dan bersyukur dengan di selenggarakan acara refleksi akhir tahun, dan do’a bersama akhir tahun 2025 tingkat kecamatan ini tujuannya adalah perubahan positif, menjadi kesan yang lebih taat dan memanfaatkan sisa hidup agar lebih baik lagi.
Mensyukuri nikmat usia yang masih di berikan, karena sisa usia adalah kesempatan untuk memperbaiki diri bukan untuk pesta pora sesuai tema ” MELALUI DO’A BERSAMA KITA PERKUAT PERSATUAN DAN KEPEDULIAN UNTUK SESAMA UMAT “.
Mengubah momen tahun baru menjadi ajang peningkatan kualitas ibadah dan amal Sholeh,Pungkasnya.
Selanjutnya AKP.Jony Handoko, sebagai Kapolsek Cibinong menghimbau untuk kegiatan malam tahun baru untuk tidak ada yang menyalakan petasan, kembang api, pesta miras, narkoba, tawuran, dan pesta pora dalam kemaksiatan.
Pengawasan yang harus di perketat adalah dari lingkungan rumah tinggal agar menjaga para anak remaja agar dalam pergantian tahun tetap waspada, guna untuk mencegah perbuatan yang tidak baik, mempunyai rasa empati kepada para saudara kita yang terkena bencana dan musibah yang sangat memprihatinkan.
” Cibinong kondusif, aman dan nyaman ” sesuai yang di harapkan, Paparnya.
KH.Ahmad Rifa’i menyampaikan dalam tauziahnya, bahwa pergantian malam tahun baru agar berfokus pada introspeksi diri ( Muhasabah ), hijrah menuju kebaikan, dan syukur atas sisa usia, bukan sekedar euforia, dengan mengaitkan pergantian tahun ( baik Masehi atau hijriah ), sebagai momentum untuk memperbaiki diri.
Memperbanyak ibadah ( do’a, dzikir, sholat malam, membaca surat yaasiin ), dan menjauhkan diri dari kemaksiatan agar hidup lebih bermakna, dan dekat kepada Allah SWT, Ungkapnya.
Acara di tutup dengan pembacaan do’a, foto bersama dan ramah tamah.
Yuyun Wahyuni ( Ayu )





